Kabupaten Tangerang yang Religius, Cerdas, Sehat dan Sejahtera
30 Jan 2024 416 pembaca ADMIN DPMPTSP

Realisasi investasi Triwulan 4 Tahun 2023 mencapai Rp. 6,8 triliun

Berdasarkan data realisasi investasi yang dipublikasikan oleh Kementerian Investasi/BKPM pada tanggal 24 Januari 2024, Pencapaian realisasi investasi Kabupaten Tangerang periode Oktober-Desember (Triwulan 4) Tahun 2023 mencapai Rp. 6,8 triliun atau meningkat sebesar 11,7% dibanding dengan periode sebelumnya, begitu pun dibandingkan periode Triwulan 4 Tahun 2022, pencapaian realisasi periode Trwiulan 4 Tahun 2023 meningkat sebesar 36,7%. Sedangkan, secara kumulatif data realisasi investasi sepanjang periode Januari-Desember Tahun 2023 mencapai Rp.29,6 triliun atau meningkat sebesar 56,7 % dibandingkan dengan periode yang sama pada Tahun 2022. Pencapaian realisasi Investasi sebesar 29,6 triliun ini melebihi target 131,6% dari target 22,5 triliun yang ditetapkan oleh Renstra Pemerintah Daerah.

Jumlah pencapaian realisasi investasi ini juga berbanding lurus dengan pencapaian jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), di Triwulan 4 jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan LKPM  4,459 dan secara kumulatif periode Januari-Desember Tahun 2023 berjumlah 15,399 pelaku usaha/proyek atau meningkat 171% dibandingkan Januari-Desember Tahun 2023 yang mencapai 5,686 pelaku usaha/proyek.

Pada Januari-Desember Tahun 2023 kontribusi realisasi investasi Kabupaten Tangerang kontribusi sektor Pemilik Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai 56,2% dari total pencapaian investasi atau sebesar Rp. 16,6 triliun dengan jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan LKPM 10,863. Sedangkan Pemilik Modal Asing (PMA) mencapai 43,8 % dari total pencapaian investasi atau sebesar Rp.12,9 triliun dengan jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan LKPM 4,536.

Berdasarkan asal Negara PMA, realisasi investasi periode Januari-Desember Tahun 2023 mencatat terdapat 57 Negara asal PMA yang melakukan pelaporan LKPM, Negara Singapura menjadi negara dengan realisasi investasi paling tinggi dengan pencapaian (Rp. 6,8 triliun), diikuti oleh Korea Selatan (Rp. 1,8 triliun), Hongkong (Rp.1,7 triliun), Tiongkok (Rp. 739 miliar) dan Jepang (Rp. 417 miliar).

Berdasarkan sektor usaha, pada periode Januari-Desember Tahun 2023 lima besar realisasi investasi berasal dari PMDN ada pada sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (6,6 triliun), Industri Makanan (2,7 triliun), Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (1,2 triliun), Industri Karet dan Plastik (1,2 triliun) dan Perdagangan dan Reparasi (1,06 triliun). Sedangakan lima besar realisasi investasi yang menjadi kontribusi dari PMA ada pada sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (7,6 triliun), Industri Lainnya (857 miliar), Hotel dan Restoran (623 miliar), Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (550 miliar) dan Industri Mineral Non Logam (525 miliar).

Untuk membaca dan mengunduh secara lengkap dapat mengunjungi link dibawah ini :

https://drive.google.com/file/d/1mSwlIBob1pzt01XKYvgw3NX_y9gRQcie/view?usp=sharing