Kabupaten Tangerang yang Religius, Cerdas, Sehat dan Sejahtera
24 Oct 2023 389 pembaca ADMIN DPMPTSP

Pencapaian realisasi investasi Kabupaten Tangerang periode Juli-September (Triwulan 3) Tahun 2023 mencapai Rp. 6,1 triliun

Berdasarkan data realisasi investasi yang dipublikasikan oleh Kementerian Investasi/BKPM pada tanggal 20 Oktober 2023, Pencapaian realisasi investasi Kabupaten Tangerang periode Juli-September (Triwulan 3) Tahun 2023 mencapai Rp. 6,1 triliun atau menurun sebesar 37,8% dibanding dengan periode sebelumnya, tetapi jika dibandingkan periode Triwulan 3 Tahun 2022, pencapaian realisasi periode Trwiulan 3 Tahun 2023 meningkat sebesar 13,1%. Sedangkan, secara kumulatif data realisasi investasi sepanjang periode Januari-September Tahun 2023 mencapai Rp.22,8 triliun atau meningkat sebesar 63,8% dibandingkan dengan periode yang sama pada Tahun 2022. 

Jumlah pencapaian realisasi investasi ini juga berbanding lurus dengan pencapaian jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), di Triwulan 3 jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan LKPM  4859 dan secara kumulatif periode Januari-September Tahun 2023 berjumlah 10,940 pelaku usaha/proyek atau meningkat 169.1% dibandingkan Januari-September Tahun 2023 yang mencapai 4,065 pelaku usaha/proyek.

Pada Januari-September Tahun 2023 kontribusi realisasi investasi Kabupaten Tangerang kontribusi sektor Pemilik Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai 51,5% dari total pencapaian investasi atau sebesar Rp. 11,7 triliun dengan jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan LKPM 7,707. Sedangkan Pemilik Modal Asing (PMA) mencapai 48,5 % dari total pencapaian investasi atau sebesar Rp.11,09 triliun dengan jumlah pelaku usaha/proyek yang melaporkan LKPM 3,233.

Berdasarkan asal Negara PMA, realisasi investasi periode Januari-September Tahun 2023 mencatat terdapat 37 Negara asal PMA yang melakukan pelaporan LKPM, Negara Singapura menjadi negara dengan realisasi investasi paling tinggi dengan pencapaian (Rp. 5,5 triliun), diikuti oleh Korea Selatan (Rp. 1,8 triliun), Hongkong (Rp.1,6 triliun), Tiongkok (Rp. 674 miliar) dan Jepang (Rp. 341 miliar).

Berdasarkan sektor usaha, pada periode Januari-September Tahun 2023 lima besar realisasi investasi berasal dari PMDN ada pada sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (4,4 triliun), Industri Makanan (1,6 triliun), Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (1,1 triliun), Industri Karet dan Plastik (995 miliar) dan Perdagangan dan Reparasi (720 miliar). Sedangakan lima besar realisasi investasi yang menjadi kontribusi dari PMA ada pada sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (6,3 triliun), Industri Lainnya (851 miliar), Hotel dan Restoran (588 miliar), Industri Mineral Non Logam (518 miliar) dan Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (512 miliar).

 Laporan secara rinci dapat dilihat dan di unduh melalui link dibawah ini.

https://drive.google.com/file/d/1S_1ZHaThr4lBsFP3eg4qDBkEPbU-_LLc/view?usp=sharing